Definisi Airside dan Landside Menurut Ilmu Penerbangan Sesuai Jenis dan Fungsinya

Definisi Airside dan Landside Bandara

Definisi Airside dan Landside Bandara

Bila Kita melakukan Traveling dengan menggunakan Pesawat Dara, Pastinya Kita akan menuju Bandara terlebih dahulu, baik untuk keberangkatan maupun untuk kedatangan (Pulang).

Menurut Undang Udang Republik Indonesia No.1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, Mendefinisikan Bandar Udara (Bandara) adalah Kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya.

Dikutip dari laman WikiPedia.org Bandar Udara atau sering disingkat Bandara atau dalam bahasa inggris disebut Airport merupakan sebuah fasilitas di mana pesawat terbang seperti pesawat udara dan helikopter dapat lepas landas dan mendarat.

Menurut Annex 14 dari ICAO (International Civil Aviation Organization): Bandar udara adalah area tertentu di daratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi dan peralatan) yang diperuntukkan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan, keberangkatan dan pergerakan pesawat.

Sedangkan definisi bandar udara menurut PT (persero) Angkasa Pura adalah Lapangan Udara, termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan kelengkapan minimal untuk menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk masyarakat.

Masing-masing letak dan prosedur terkait area di bandara tersebut diatur dan ditentukan oleh administrator atau kepala bandara.

Surat Keputusan Jenderal Perhubungan Udara

Berdasarkan Surat Keputusan Jenderal Perhubungan Udara Nomor: SKEP/100/XI/1985, para penumpang yang akan berangkat menggunakan pesawat terbang harus melalui pemeriksaan bagasi, pemeriksaan badan, dan pemeriksaan barang-barang bawaan.

Untuk memudahkan kinerja Petugas Pengamanan Bandara, maka pihak pengelola Bandara menentukan daerah-daerah di Bandara yang menjadi daerah-daerah pengamanan, yaitu:

Penjelasan Wilayah dan Daerah Pengamanan Bandara

Penjelasan Wilayah dan Daerah Pengamanan Bandara

  1. Public Area
    Suatu daerah yang terdapat di lingkungan bandar udara untuk umum.
  2. Restricted Publik Area
    Suatu daerah yang terdapat di lingkungan bandar udara yang terbatas untuk umum.
  3. NON Publik Area
    Suatu daerah yang terdapat di lingkungan bandar udara yang tertutup untuk umum, di mana di dalamnya dilakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya memerlukan tingkat pengamanan yang sangat tinggi.

Orang yang diperbolehkan memasuki Restricted Public Area dan Non Public Area adalah orang yang sudah mendapatkan izin atau mempunyai Pas Bandara dan Para Penumpang yang akan berangkat, atau penumpang yang baru datang menggunakan pesawat udara.

Secara Umum Wilayah Bandar Udara (Bandara) dibagi menjadi 2 yaitu:

  1. Landside / Sisi DaratLandside atau Sisi Darat BandaraLandside atau Sisi Darat BandaraLandside Adalah suatu wilayah di sebuah bandara yang merupakan sisi luar bangunan terminal, terbuka untuk umum (PUBLIC AREA) dan di dalam bangunan terminal yang terbatas untuk umum (RESTRICTED PUBLIC AREA). Contohnya: Daerah Parkir Mobil, Terminal Penumpang Sampai Batas Check-in Area.
    • Terminal Bandara atau concourse adalah pusat urusan penumpang yang datang atau pergi. Di dalamnya terdapat pemindai bagasi sinar X, counter check-in, (CIQ, Custom – Inmigration – Quarantine) untuk bandar udara internasional, dan ruang tunggu (boarding lounge) serta berbagai fasilitas untuk kenyamanan penumpang. Di bandar udara besar, penumpang masuk ke pesawat melalui garbarata atau avio bridge. Di bandar udara kecil, penumpang naik ke pesawat melalui tangga (pax step) yang bisa dipindah-pindah.
    • Curb, adalah tempat penumpang naik-turun dari kendaraan darat ke dalam bangunan terminal
    • Parkir kendaraan, untuk parkir para penumpang dan pengantar/penjemput, termasuk taksi.
  2. Airside / Sisi UdaraAirside atau Sisi Udara BandaraAirside atau Sisi Udara BandaraAirside Adalah suatu wilayah yang diawali dari permulaan pemeriksaan imigrasi, Ruang Tunggu Keberangkatan Penumpang (Gate), Apron, sampai dengan Taxiway dan Runway serta bukan atau tertutup untuk umum (NON PUBLIC AREA).
    • Ramp Side
      Ramp Adalah jalur sirkulasi, begitu juga dengan ramp handling yang merupakan kegiatan penanganan pesawat yang meliputi bongkar muat sehingga pesawat siap untuk terbang kembali sesuai dengan jalur yang telah ditentukan.

      • Apron
        Suatu daerah atau tempat di bandar udara yang digunakan untuk parkir pesawat udara, menaikkan dan menurunkan penumpang, kargo dan pos, pengisian bahan bakar dan perawatan ringan suatu pesawat udara.
      • Service Road
        Service Road

        Service Road

        Jalan yang terletak di dalam bandar udara, digunakan oleh GSE / Peralatan layanan darat ke pesawat udara untuk menuju atau dari melayani suatu pesawat udara.

    • Naneuvering Side
      • Taxiway
        Tempat atau jalan / jalur yang merupakan penghubung antara apron dan runway, digunakan khusus untuk pesawat udara.
      • Runway
        Tempat atau jalan yang digunakan oleh pesawat udara untuk lepas landas atau mendarat di bandar udara.

Mengenal Marka dan Area Pada Ramp Side

Pengertian Marka pada SKEP/11/I/2001 tentang Standar Marka dan Rambu pada daerah Pergerakan Pesawat Udara di Bandar Udara adalah sebagai berikut:

Marka merupakan tanda yang dituliskan atau digambarkan pada daerah pergerakan pesawat udara dengan maksud untuk memberikan suatu petunjuk, menginformasikan suatu kondisi (gangguan/larangan) dan batas-batas keselamatan penerbangan.
Gambar di bawah ini menunjukkan marka pada RAMPSIDE (Apron & Service Road) beserta penjelasannya:

Marka dan Area Pada Ramp Side

Marka dan Area Pada Ramp Side

Penjelasan makna marka dan area pada Rampside :

  1. SERVICE ROAD
    Jalan yang terletak di dalam bandar udara, digunakan oleh GSE/Peralatan layanan darat ke pesawat udara untuk menuju atau dari melayani suatu pesawat udara.
  2. EQUIPMENT PARKING AREA
    Berupa garis solid warna putih dengan lebar 0,1 meter yang berfungsi sebagai pembatas wilayah tempat parkir Ground Support Equipment (GSE) di dekat parking stand pesawat udara.
  3. APRON LINE EDGE
    Berupa garis solid warna kuning dengan lebar 0,15 meter yang berfungsi sebagai garis batas tepi apron.
  4. NO PARKING AREA
    Berupa garis solid warna merah dengan lebar 0,1 meter yang berfungsi sebagai pembatas wilayah yang tidak boleh ada kendaraan untuk parkir.
  5. A/C NOSEWHEEL STOPING
    Berupa garis warna kuning tepi kiri kanan warna hitam dengan lebar 0,3 meter berbentuk huruf L yang berfungsi sebagai petunjuk tempat berhentinya nose wheel pesawat udara saat parkir di apron.
  6. EQUIPMENT STAGING AREA
    Wilayah tempat staging (stand by), bukan parkir untuk peralatan Ground Support Equipment (GSE) sementara menunggu untuk dioperasikan melayani pesawat udara.
  7. APRON SAFETY LINE
    Berupa garis merah tidak terputus pada apron dengan lebar 0.15 meter yang berfungsi menunjukkan batas yang aman bagi pesawat udara dari pergerakan peralatan pelayanan darat (GSE). Suatu daerah tertutup tempat pesawat udara di parkir selama pelayanan ground handling diberikan.
  8. TAXIWAY / APRON CENTERLINE
    Berupa garis kuning dengan diapit sisi kiri & kanan hitam tidak terputus sebagai pemberi tuntunan kepada pesawat udara dari taxiway menuju apron atau sebaliknya.
  9. BOUNDARY / SECURITY LINE
    Berupa garis merah pada apron yang lebarnya 0.20 meter yang berfungsi sebagai penunjuk batas antara apron, taxiway, aircraft stand taxi line atau daerah parking stand. Garis ini juga sebagai batas pergerakan kendaraan atau peralatan pelayanan darat (GSE) kecuali Pushback Car/Tractor terbatas untuk proses towing/pushback pesawat udara.

Demikian pengenalan umum tentang Bandara Serta Definisi Airside dan Landside, semoga bermanfaat untuk kita semua. Materi ini akan dibahas lebih khusus dan spesifik pada Diklat dasar AVSEC dan beberapa diklat untuk lisensi Airport Personel. Terimakasih..

Sharing is caring

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. 15/03/2021

    […] kebutuhan angkutan udara yang tinggi, maka akan mengakibatkan adanya peningkatan dari penggunaan Airside dan Landside bandar udara tersebut. Untuk itu harus ada tinjauan kajian mengenai Analisis Kapasitas Landas Pacu […]

  2. 22/03/2021

    […] Pesawat berada pada sisi udara (Air Side) yang langsung bersinggungan dengan bangunan terminal, dan juga dihubungkan dengan Jalan Rayap […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *