Tujuan & Definisi ICAO (International Civil Aviation Organization)

Definisi ICAO

Definisi ICAO

Perkembangan teknologi dalam bidang transportasi udara di era globalisasi saat ini sangatlah cepat. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan mobilitas yang sangat tinggi dalam aktifitas masyarakat yang ada di dalam negeri, dari dan keluar negeri.

Di mana penyelenggaraan penerbangan sipil tersebut diatur dalam berbagai konvensi-konvensi internasional sehingga diperlukan adanya badan internasional yang menetapkan standar dan melakukan pengawasan dalam penyelenggaran penerbangan sipil internasional.

Badan internasional tersebut adalah ICAO (International Civil Aviation Organization). ICAO lahir dengan dengan didahului oleh pendirian panitia persiapan pembentukan ICAO atau yang kerap disebut dengan PICAO (Provisional Civil Aviation Organization) yang merupakan salah satu dari enam dokumen dari hasil kovensi Chicago 1944.

ICAO sebagai organisasi penerbangan sipil internasional mempunyai peran yang sangat signifikan bagi perkembangan penerbangan sipil di dunia, terutama dibidang bantuan teknik.

Definisi ICAO (International Civil Aviation Organization)

ICAO (International Civil Aviation Organization) atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional yaitu adalah sebuah Lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa.

Lembaga ini mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terncana dan aman.

Dewan ICAO mengadopsi standar dan merekomendasikan praktik mengenai penerbangan, pencegahan gangguan campur tangan yang ilegal, dan pemberian kemudahan prosedur lintas negara untuk penerbangan sipil internasional. Assad Kotaite telah bertindak sebagai Presiden Dewan ICAO sejak 1976, tetapi akan mengundurkan diri pada Agustus 2006.

Pengertian & Tujuan ICAO

Yang di maksud ICAO adalah International Civil Aviation Organitation yang di sebut juga sebagai Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. ICAO didirikan pada tanggal 4 April 1947, sebagian kelanjutan dari konferensi penerbangan sipil internasional yang diadakan di Chicago dari tanggal 1 november 1944 sampai dengan 7 desember 1944.

Anggota ICAO terdiri dari Pemerintah Suatu Negara yang menjadi PBB yang didirikan sejak tahun 1974. ICAO mengeluarkan peraturan-peraturan operasional penerbangan yang berlaku secara Internasional yang digunakannya ialah annex. Terdapat 18 annex yang berlaku didalamnya. Sifat organisasi ICAO adalah non politis-teknis operasional penerbangan. Kode dari ICAO untuk penerbangan ialah 4 kode.

Keanggotaan ICAO terbuka bagi Negara-negara yang berdaulat. Tujuan serta sasaran yang hendak dicapai oleh ICAO dalam pasal 44 dari konfensi Chicago adalah sebagai berikut :

  • Menjamin pertumbuhan yang teratur dan aman bagi penerbangan sipil internasional diseluruh dunia.
  • Mencegah pemborosan ekonomis yang disebabkan oleh persaingan yang tidak sehat .
  • Mencegah adanya diskriminasi diantara Negara-negara anggota.
  • Mendorong agar perekayasaan pembuatan pesawat terbang serta pengoperasiannya dimaksudkan untuk tujuan damai.
  • Mendorong dibangunya fasilitas bantuan navigasi udara secara internasional bagi keselematan penerbangan
  • Mendorong pembangunan dan pengembangan jalur-jalur penerbangan, bandara, dan fasilitas nya navigasi udara bagi penggunaan penerbangan sipil internasional .
  • Secara umum mendorong pembangunan dan pengembangan semua aspek dari penerbangan sipil internasional .

Pekerjaan yang dilakukan ICAO lebih menjurus pada aspek-aspek teknis (dan hokum) penerbangan sipil. sementara itu IATA lebih mendominasi bidang ekonominya.

Pengertian IATA

IATA (International Air Transport Association) adalah sebuah perusahaan penerbangan swasta yang berjadwal dan memiliki sifat organisasinya ialah komersial, yang didirikan sejak tahun 1945 (pada masa Indonesia merdeka). Anggota dari IATA adalah perusahaan penerbangan dari Negara-negara ICAO. IATA menggunakan peraturannya yaitu menggunakan resolusi. Kode dari IATA untuk penerbangan adalah 3 kode.

Visi Misi ICAO

Adapapun Visi dan Misi ICAO adalah sebagai berikut:

  • Vision : ”Achieve the sustainable growth of the global civil aviation system”.
  • Mission : “To serve as the global forum of States for international civil aviation. ICAO develops policies and Standards, undertakes compliance audits, performs studies and analyses, provides assistance and builds aviation capacity through many otheractivities and the cooperation of its Member States and stakeholders.”

Atau dalam Bahasa Indonesia, Visi dan Misi ICAO adalah sebagai berikut:

  • Visi : “Mencapai pertumbuhan dan perkembangan secara berkelanjutan dari sistem penerbangan sipil secara global “.
  • Misi : “Sebagai pelayanan forum global penerbangan sipil internasional. ICAO mengembangkan kebijakan dan standar, melaksanakan audit kepatuhan, melakukan studi analisis, memberikan bantuan dan membangun kapasitas penerbangan melalui banyak kegiatan dan kerja sama negara-negara anggota dan pemangku kepentingannya.”

Nilai yang ditawarkan oleh ICAO dalam merealisasikan tujuan adalah dengan ICAO Strategic Objectives , yakni sebuah forum global antara anggota dan ICAO untuk menyusun standar dan rekomendasi untuk pengembangan Badan Penerbangan Sipil Internasional.

Strategi tersebut menekankan pentingnya Safety (keselamatan penerbangan sipil global), Security (keamanan penerbangan sipil global), dan melalui Environmental Protection and Sustainable Development of Air Transport yang bertugas membangun lingkungan kinerja penerbangan sipiln global lebih harmonis.

Dari sini terlihat bahwa latar belakang pengaturan sistematika penerbangan sipil secara internasional ini untuk memudahkan kepentingan ekonomi dan keamanan teritorial udara sesuai kaidah hukumnya.

Namun kemudian, ICAO mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah anggota dan isu serta teknologi yang dikembagkan. Jumlah anggota ICAO ketika pertama kali ditandatangani hanya oleh 52 negara, saat ini telah beranggotakan 191 negara dari seluruh dunia.

Negara Negara Anggota ICAO

Setiap negara yang berdaulat yang telah menjadi anggota PBB bisa menjadi anggota ICAO. Berdasarkan Konvensi Chicago Article 93, dijelaskan bahwa suatu negara yang keluar dari keanggotaan PBB maka otomatis ia keluar dari keanggotaan ICAO dan akan kembali diterima jika mendapat persetujuan dari Majelis Umum. Sesuai dengan bunyi Konvensi Chicago Article 93.

Itulah Gambaran tengang Tujuan & Definisi ICAO (International Civil Aviation Organization) Semoga bermanfaat, terimakasih..

Sharing is caring

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. 15/03/2021

    […] Lacu harus memenuhi persyaratan teknis maupun persyaratan operasional yang telah ditentukan oleh ICAO (International Civil Aviation Organization) yang tertuang dalam Annexs 14 dari konvensi […]

  2. 20/04/2021

    […] Annex 14 dari ICAO (International Civil Aviation Organization): Bandar udara adalah area tertentu di daratan atau […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *