Definisi TAXIWAY Menurut Ilmu Penerbangan, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Definisi Taxiway

Definisi Taxiway

Saat ini Dunia Penerbangan di Indonesia terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dimana Pemerintah tengah gencar dalam melakukan pembangunan infrastruktur termasuk pembangunan Bandara (Airport) di seluruh pelosok negeri.

Dengan Pesatnya pembangunan Bandara tersebut, tentu kebutuhan SDM akan terus meningkat. Termasuk juga untuk menjadi STAFF Bandara (Ground Staff) yang menjadi salah satu profesi penting dalam kelancaran penerbangan.

Namun untuk bisa Menjadi STAFF Bandara bukanlah hal yang mudah. Melainkan, setiap Calon STAFF Bandara harus memenuhi Persyaratan (Kriteria) khusus untuk menjadi STAFF Penerbangan.

Salah satu Kriteria yang dibutuhkan Ilmu Pengetahuan tentang Dunia Penerbangan. Untuk itulah disini Admin akan berbagi sedikit Pengetahuan Tentang Definisi Taxiway.

Definisi Taxiway

Taxiway atau dalam Bahasa Indonesia disebut Landasan Gelinding atau Jalan Rayap atau Landasan Ancang yaitu adalah jalan penghubung antara Landasan Pacu (Runway) dengan Pelataran Pesawat (Apron), Kandang Pesawat (Hanggar), Terminal atau Fasilitas lainnya di sebuah Bandara.

Sebagian besar Taxiway mempunyai permukaan keras yang merupakan lapisan dari aspal atau beton, walaupun Bandara yang lebih kecil terkadang menggunakan batu kerikil atau rumput.

Umumnya untuk Bandara Bandara yang sibuk membangun Landasan Berkecepatan Tinggi sehingga pesawat terbang dapat lebih cepat meninggalkan Landasan Pacu (Runway).

Hal tersebut dilakukan supaya Runway dapat dikosongkan dalam jangka waktu yang lebih pendek untuk memberikan ruang bagi pesawat terbang lainnya untuk mendarat.

Definisi Taxiway dari Sumber Lain

Taxiway adalah suatu jalur tertentu di dalam lokasi Bandara yang menghubungkan antara Landasan Pacu (Runway) dengan Landasan Parkir (Apron) di daerah bangunan terminal dan sebaliknya, terdiri dari Exit Taxiway, Paralel Taxiway dan High Speed Taxiway.

Ketentuan Taxiway

Taxiway berfungsi sebagai fasilitas penghubung, maka Taxiway dalam perencanaannya harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  • Jarak antara garis tengah taxiway dengan garis tengah runway
  • Lebar taxiway
  • Wheel clearance
  • Kemiringan dan jarak pandang
  • Taxiway strip

Taxiway Strips

Taxiway Strip adalah jalur lrus yang dibuat setelah belokan sehingga pesawat dapat berhenti penuh sebelum melalui persmpangan dengan pesawat lain.

Tanda Tanda di Taxiway

  • Normal Centreline. Sebuah garis kuning tunggal yang berkesinambungan yang terletak ditengah-tengah landasan, selebar 6 inci (15 cm) sampai 12 inci (30 cm).
  • Enhanced Centreline. Garis tengah yang diperpanjang ini terdiri dari garis parallel berwarna di kedua sisi garis tengah landasan. Garis tengah landasan bisa diperpanjang hingga 150 kaki (45,7 m) sebelum sampai pada tanda posisi siap-pacu.
  • Taxiway Edge Markings. Digunakan untuk menunjukan ujung landasan pacu apabila ujung landasan pacu tidak ditandai (sampai dengan) dengan ujung perkerasan. Continuous Markings. Tanda berkesinambungan terdiri dari garis kuning ganda, dengan setiap garis setidaknya selebar 6 inci (15 cm) dan berjarak 6 inci (15 cm) saling terpisah dan menunjukan ujung landasan dari bahu perkerasan atau dari permukaan beraspal lainnya yang tidak dimaksudkan untuk digunakan oleh pesawat.
  • Taxi Shoulder Markings. Taxiway, holding bays, dan apron terkadang diberikan bahu perkerasan untuk mencegah tabrakan dan erosi air. Bahu perkerasan ini tidak dimaksudkan untuk digunakan oleh pesawat terbang, dan mungkin tidak dapat memikul beban pesawat. Bahu landasan ditandai dengan garis kuning yang tegak lurus terhadap tepi landasan, dari ujung landasan ke tepi perkerasan, sekitar 10 meter.
  • Surface Painted Taxiway Direction Signs. Latar belakang kuning dengan tulisan hitam, dan diberikan bila tidak mungkin untuk memberikan tanda arah landasan pacu di persimpangan, atau bila diperlukan untuk melengkapi tanda-tanda seperti itu. Tanda-tanda ini terletak di kedua sisi tengah landasan.
  • Surface Painted Location Signs. Latar belakang hitam dengan tulisan kuning. Bila diperlukan, tanda-tanda ini melengkapi tanda lokasi yang berada di sepanjang landasan pacu dan membantu pilot dalam menunjukan jalan menuju tempat pesawat akan ditempatkan. Tanda-tanda ini terletak di sisi kanan garis tengah.
  • Geographic Position Markings. Tanda-tanda ini terletak pada titik-titik di sepanjang rute taxi dengan visibilitas rendah (ketika RVR berada di bawah 1.200 kaki (360m)). Mereka diposisikan di sebelah kiri garis tengah landasan ke arah taxi.

Lampu Taxiway

Lampu Taxiway

Lampu Taxiway

Untuk operasi malam, taxiway di banyak bandara dilengkapi dengan lampu, meskipun beberapa bandara kecil yang tidak dilengkapi dengan peralatan ini.

  • Taxiway Edge Lights. Digunakan untuk garis tepi taxiway selama periode kegelapan atau kondisi visibilitas terbatas. Perlengkapan ini akan meningkat dan memancarkan cahaya biru.
  • Taxiway centerline Lights. Peralatan ini tetap menyala dan memancarkan cahaya hijau yang terletak di sepanjang landasan tengah
  • Clearance Bar Lights. Tiga lampu berwarna kuning di posisi siap pacu di taxiway
  • Runway Guard Lights.
  • Stop Bar Lights.

Lampu taxiway berjarak setiap 75 kaki. Di beberapa bandara, lampu-lampu lebih berdekatan ketika di persimpangan.

Nah, Itulah Ulasan Tentang Pengertian Definisi Taxiway. Semoga Bermanfaat.

Terimakasih..

Sharing is caring

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. 20/04/2021

    […] Taxiway Tempat atau jalan / jalur yang merupakan penghubung antara apron dan runway, digunakan khusus untuk pesawat udara. […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *